Pemanfaatan Resam Sebagai Penambah Ekonomi Dimasa Pandemi

By Sutomo Dardi 05 Okt 2021, 14:19:00 WIBBERITA LITBANG & INNASI

Pemanfaatan Resam Sebagai Penambah Ekonomi Dimasa Pandemi

Keterangan Gambar : Pohon resam dan Cincin yang terbuat dari resam


Mendengar paku-pakuan mungkin tidak asing lagi ditelinga banyak orang,  banyak masyarakat memandang remeh jenis paku- pakuan karena di anggap titak memiliki banyak manfaat dan nilai ekonomi. Namun tau kah kita tidak semua jenis paku pakuan merugikan? Ada beberapa jenis yang dapat di manfaatkan.

Jenis Resam (Dicranopteris Linearis) merupakan jenis paku yang besar yang biasa tumbuh didaerah tebing di tepi jalan di pegunungan dan juga sering di temui di kebun.  Tumbuhan ini memiliki bentuk yang unik karena daunnya yang menyirip berjajar dua, tumbuhan ini merupakan salah satu tumbuhan yang sangat bermanfaat karena dapat menyuburkan tanah, tumbuhan resam ini mampu menyerap racun disekitar tempat tumbuhnya. Secara ekologi, keberadaan resam ini tergolong jenis invasive. Keberadaannya yang mendominasi permukaan tanah menyebabkan tumbuhan lain terhambat bahkan tidak mampu tumbuh. Kondisi ini yang menyebabkan resam sering di anggap gulma oleh para petani jika tumbuh di ladang atau kebun merekayang dapat menimbulkan kerugian sehingga perlu dikendalikan keberadaanya.

Kerajinan Dari Resam

 

Resam dapat dimanfaatkan menjadi kerajinan sebagai aksesoris hingga memiliki nilai jual. Pada umumnya resam jarang dimanfaatkan bahkan belum ada pemanfaatannya. Namun siapa sangka bagian dari dalam batang resam memiliki struktur yang dapat di manfaatkan sebagai bahan utama pembuatan cincin anyaman. Teksturnya yang liat dengan lapisan berserat menjadi daya tarik bahan baku anyaman. Dalam aspek produksi, jumlahnya yang masih melimpah dan belum banyak diekspoitasi menjadi peluang untuk pengembangannya menjadi skala usaha. Disisi lain dibutuhkan penyebarluasan informasi dan transfer teknis pembuatan resam menjadi kerajinan cincin dan gelang kepada penggiat aksesoris

Bahan Pembuatan Cincin Dan Gelang Resam

            Keberadaan resam di dalam ekosistem berfungsi sebagai penyubur tanah. Akan tetapi dengan kreatifitas, resam dapat dimanfaatkan sebagai anyaman untuk di jadikan cincin dan juga gelang sebagai pelengkap penampilan sehari-hari. Secara teknis, keberadaan resam sangat mudah didapati oleh masyarakat. Umumnya jenis resam ini sering dijumpai di dalam hutan sekunder, tebing, pinggir jalan dan juga ladang.

            Bagian resam yang dapat di manfaatkan sebagai kerajinan adalah bagian dalam dari batang resam, di mana bagian batang memiliki beberapa lapisan hingga pada bagian tengah yang terdapat serat berwarna cokelat yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar menganyam cincin dan juga gelang resam. Resam yang telah diperoleh, kemudian di bersihkan dari kulit batang bagian luar dan lapisan lembut bagian dalam sisakan bagian tengah yang berwarna hitam kecolatan, kemudian bersih kan dan haluskan dengan pisau agar tersisa bagian inti untuk menyulam, bila sudah siap buatlah pola lingkaran membentuk jari dan mulai menyulam.

Manfaat Resam

Dengan adanya peluang baru dalam pemanfaatan dalam pengolahan resam, manfaat yang didapatkan tidak hanya dari segi ekonomi namun dari pelestarian kebudayaan dan kerajinan serta berkontribusi dalam menjaga kualitas lingkungan. Fashioan dan aksesorisnya tidak hanya sekedar mengedepankan estetika semata, namun juga peduli terhadap lingkungan.

Mengetahui potensi lain yang bernilai ekonomi dari resam, kita setidaknya mulai bijak dalam pemanfaatannya. Walaupun keberadaannya di alam masih melimpah secara neraca ekosistem, pemanfaatan secara lestari merupakan kunci optimalisasi dan strategi pengembangan komoditi ini.

Banyak hal yang kita dapat lakukan untuk untuk menambah pendapatan di masa pandemi saat ini, hampir semua bisnis saat ini memiliki modal yang besar, pemanfaatan tumbuhan resam mungkin menjadi solusi masyarakat untuk menambah pendapatan di masa pandemi, karena tidak menggunakan modal yang besar dan tumbuhan resam di alam sekitar masih dikatakan melimpah namun tetap pemanfaatan secara lestari merupakan pedoman dasar dalam pengembangannya.***FBA

Informasi dan diskusi lebih lanjut dapat menghubungi: Fauzan Bani Alfurqon



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook