Potensi Pemanfatan dan Pengembangan Biji Kelor

By Sutomo Dardi 12 Okt 2021, 14:59:30 WIBBERITA LITBANG & INNASI

Potensi Pemanfatan dan Pengembangan Biji Kelor

Keterangan Gambar : Buah kelor, minyak biji kelor dan kapsul biji kelor. Documentasi : Leni Asmida Bawamenewi


Mendengar kata kelor memang tidak asing lagi ditelinga banyak orang. Kelor lebih dikenal dengan pemanfaatan daunnya yang sangat berkhasiat. Hal tersebut didukung dengan banyaknya publikasi mengenai khasiat dan beragam pemanfaatan daun kelor. Namun, tahukah kita bahwa biji kelor juga memiliki khasiat yang tidak kalah dengan daun nya?.

Biji kelor memiliki bentuk yang unik. Secara morfologi, kulitnya berwarna coklat dan memiliki “sayap” yang memanjang di bagian atas dan bawah biji. Jika kulit biji kelor dikupas maka akan terlihat bagian dalam biji yang berwarna putih berbentuk bundar menyerupai bola, namun memiliki ukuran yang lebih kecil. Selain sebagai alat perkembangbiakan, biji kelor juga dimanfaatkan sebagai obat herbal dan dapat diolah menjadi banyak produk turunan untuk pemanfaatan dalam kehidupan sehari-hari.

Minyak Biji Kelor

 

Biji kelor dapat diolah menjadi minyak dengan beragam khasiat. Umumnya, minyak dari biji kelor digunakan untuk keperluan rumah tangga sebagai minyak goreng. Minyak biji kelor mengandung seluruh asam lemak esensial yang dibutuhkan oleh tubuh. Kandungan asam lemak esensial tersebut terdiri dari asam lemak jenuh dan tak jenuh dan komposisinya menyerupai kandungan asam lemak esensial yang terdapat pada minyak zaitun. Jika dirinci, asam lemak yang terkandung dalam minyak biji kelor terdiri dari asam kaprilat, asam laurat, asam kaprat, asam oleat, asam linoleat dan lainnya. Seperti yang kita ketahui, asam lemak tersebut memiliki sifat antimikroba, antijamur, antibakteri dan antioksidan.

Selain asam lemak jenuh terdapat juga asam lemak tak jenuh. Pada biji kelor, kandungan asam jenuh dengan komposisi tertinggi berupa asam oleat. Dari hasil penelitian Lotta et al 2004, menunjukkan bahwa pengobatan dengan menggunakan asam oleat secara topikal (dioleskan secara langsung) memiliki kauntungan dan efek jangka panjang bagi papiloma kulit. Selain itu,  asam oleat yang terkandung dalam minyak biji kelor dapat melembutkan serta melembabkan jaringan kulit.

Beragam pemanfaatan dan khasiat minyak biji kelor tersebut belum dibarengi dengan biaya produksi yang ekonomis. Sehingga saat ini kondisi tersebut menjadi factor penghambat dalam pengembangannya. Lebih lanjut dengan perhitungan aspek ekonomis lainnya tersedianya sumber minyak nabati lainnya menjadi tantangan tersendiri dalam pengembangan minyak biji kelor ini.

Bahan Pembuatan Body Care dan Kosmetik

Selain diolah sebagai minyak, biji kelor dapat menjadi salah satu bahan yang digunakan dalam pembuatan body care dan kosmetik. Potensi biji kelor sebagai bahan baku body care dan kosmetik menjadi terobosan baru dibidang kecantikan yang bersumber dari bahan alami. Hal ini menunjukkan, bahwa biji kelor tidak hanya dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal namun juga menjadi bahan pembuatan body care dan kosmetik untuk kecantikan.

Contoh body care yang dibuat dengan campuran minyak biji kelor yaitu sabun, scrub, body oil, body lotion  dan sebagainya. Teknik pembuatan sabun dari biji kelor dilakukan dengan menghaluskan biji kelor kemudian disaring ampasnya sehingga meninggalkan air perasan biji kelor. Air perasan tersebutlah yang akan diolah menjadi bahan baku pembuatan sabun. Untuk pembuatan scrub, sama halnya dengan pembuatan sabun, tetapi tidak dihancurkan hingga halus atau disebut juga dengan gilingan kasar. Kondisi biji kelor berdimensi sebagai granular kasar dapat mengangkat sel kulit mati pada saat pengaplikasian ke tubuh.

Obat-obatan dari Biji Kelor

Biji kelor kaya akan kandungan nutrisi seperti zat besi, zinc, asam lemak, vitamin B1 dan vitamin E yang bermanfaat bagi metabolisme tubuh. Pengolahan biji kelor sebagai obat-obatan dilakukan untuk mempermudah masyarakat mengkonsumsi obat herbal yang terbuat  dari biji kelor tersebut. Pengemasan biji kelor sebagai obat dapat di kemas dalam bentuk kapsul serbuk biji kelor atau dalam bentuk tablet yang diminum secara langsung.

Banyak hal yang kita ketahui mengenai potensi pemanfaatan komoditi kelor ini. Selebihnya yang harus kita perhatikan adalah bijak dalam pemanfaatannya. Keberadaannya di alam setidaknya dalam posisi seimbang pada neraca ekosistem. Dibalik beragam khasiat dan manfaatnya, pemanfaatan secara lestari merupakan kunci optimalisasi dan strategi pengembangannya.***LAB

Informasi dan diskusi lebih lanjut dapat menghubungi:

bawamenewileni@gmail.com



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook